Selamat datang, Login   Daftar Anggota Panduan   Tentang Kami   Standar Penulisan
                    
 
HINDARI PENIPUAN. BACA TIPS BERIKUT SEBELUM BERTRANSAKSI  
   2014-04-20 22:52:35 Kontak admin: agromaretweb[at]gmail[dot]com   
Jual/ Beli Komoditi
Semua Kategori
Sektor Pertanian
Sektor Peternakan
Sektor Perikanan
Lainnya
beranda harga komoditi jaringan supplier saung agromaret
   
Dampak Buruk Tanaman Transgenik Mulai Terbukti
New York, Tanaman transgenik yang dihasilkan dari rekayasa genetik terus
menimbulkan polemik. Ketakutan akan dampak buruk tanaman transgenik bagi
kesehatan mulai terbukti.

Perusahaan bioteknologi raksasa Amerika, Monsanto, yang memproduksi tanaman
GMO (Genetically Modified Organism) dipaksa oleh publik anti GMO untuk
melakukan studi membuktikan efek buruk produk tersebut bagi kesehatan dan
lingkungan.

Monsanto pun mempercayakan studi tersebut pada peneliti Perancis, Dr Gilles
Eric Seralini dari University of Caen. Hewan percobaan yang diberi tiga tipe
jagung hasil modifikasi genetik dilaporkan mengalami gejala kerusakan organ
liver dan ginjal.

"Hasil studi kami tidak menunjukkan adanya racun, hanya gejala keracunan.
Tapi kami yakin ini bukan racun yang akut, namun tidak ada yang bisa
menjamin juga produk itu tidak memiliki efek kronis," ujar Dr Seralini
seperti dilansir Dailymail, Jumat (22/1/2010).

Eksperimen dilakukan dengan menguji tiga strain produk jagung GMO yang tahan
pestisida. Ketiga jenis produk tersebut kemudian diberikan pada tikus
percobaan. Setelah tiga bulan, peneliti melakukan pengujian terhadap
beberapa fungsi organ dan hasilnya ditemukan beberapa keganjilan pada bagian
liver dan ginjal.

"Secara statistik kami menemukan bahwa tikus yang diberi strain produk GMO
mengalami gejala kerusakan pada bagian ginjal dan hati. Terdapat
ketidaknormalan konsentrasi hormon pada darah dan urin tikus," kata Dr
Seralini.

Semakin tinggi konsentrasi hormon tersebut diduga semakin besar pula risiko
kerusakan organ liver dan ginjal. Hasil studi ini dilaporkan dalam the
International Journal of Microbiology.

Meski demikian, menurut Dr Seralini studi lebih lanjut masih harus terus
dilakukan dan dibuktikan pada manusia.

Tanaman transgenik biasanya dimodifikasi atau disisipkan gen tertentu dengan
tujuan untuk memperbaiki sifat-sifat yang diinginkan seperti meningkatkan
resistensi terhadap pestisida, hama, kekeringan.

Tanaman yang dihasilkan melalui teknik rekayasa genetika pun dapat
diproduksi dalam waktu yang singkat, sehingga produktivitasnya menjadi lebih
baik.

(fah/ir)
Tanaman Proyek  budidaya tanaman ubi jalar di perkebunan   Ternyata tanaman rambat gak ada ya?  Menanam Tanaman Hias Bebas Repot  Green Magic untuk Penyubur Tanah dan Tanaman  jual tanaman hias  Merawat dan Mempercantik Sansevieria Ekslusif (buku tanaman hias)  penjual tanaman bunga mawar   Bibit Tanaman (Penawaran)  Metode pemupukan tanaman kelapa sawit tekno biotetes sozofm-1  
Copyright@2011 agromaret.com