Selamat datang, Login   Daftar Anggota Panduan   Tentang Kami   Standar Penulisan
                    
 
HINDARI PENIPUAN. BACA TIPS BERIKUT SEBELUM BERTRANSAKSI  
   2014-04-24 23:43:12 Kontak admin: agromaretweb[at]gmail[dot]com   
Jual/ Beli Komoditi
Semua Kategori
Sektor Pertanian
Sektor Peternakan
Sektor Perikanan
Lainnya
beranda harga komoditi jaringan supplier saung agromaret
   
Penyakit Ikan Laut Bakteri Vibriosis
Vibriosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Vibrio sp. Bakteri Vibrio sp termasuk kelompok bakteri yang heterogen dan gram negatif. Ada 2 bakteri penting yang diketahui menyerang ikan laut yaitu : V. alginolyticus dan V. parahaemollyticus. Vibriosisi merupakan penyakit sekunder, artinya penyakit ini muncul setelah adanya serangan penyakit yang lain misalnya protozoa atau penyakit lainnya.

Dari percobaan yang dilakukan terhadap bakteri yang diisolasikan dari ikan kerapu dan kakap putih yang sakit, ternyata bakteri ini tidak mampu membuat ikan menjadi sakit vibriosis setelah dilakukan penyuntikan dengan bakteri tersebut.

Terkecuali apabila dosisnya tinggi. Ikan kerapu yang terkena Vibriosisi akibat suntikan bakteri tersebut, akan mengalami perubahan warna kulit menjadi lebih gelap dan daerah bekas suntikan akan menjadi borok. Selanjutnya akan terjadi pendarahan pada bagian peritonial dan ginjalnya akan rusak. Pengamatan di alapangan juga menunjukkan
gejala ikan kurang nafsu makan, busuk sirip dan akumulasi cairan di bagian abdomen.

PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN

Beberapa pengobatan dengan antibiotik dapat dilakukan antara lain :
* Menggunakan Oxytetracycline sebanyak 0,5 garam per kg makanan ikan selama 7 hari.
* Menggunakan Sulphonamides 0,5 gram per kg makanan ikan selama 7 hari.
* Chloromphenicol sebanyak 0,2 gram per kg berat makanan ikan selama 4 hari.

Apabila ikan tak mau makan, cobalah pengobatan dengan perendaman sbb :
* Nitrofurozon 15 ppm, selama lebih kurang 4 jam.
* Sulphonamides 50 ppm, selama lebih kurang 4 jam.

 
Copyright@2011 agromaret.com